esuai warisan pendidikan Orde Baru,
kita mungkin hanya mengenal 5 agama besar yang diakui negara. Lalu
setelah era reformasi terjadi pengakuan terhadap agama / sekte / aliran
kepercayaan lain.
Meski agak rumit mendefinisikan agama atau
kepercayaan, namun diperkirakan ada sekitar 4200 aliran agama di dunia
ini. Berbagai bentuk bermunculan, ada yang bertahan, bertambah besar
atau justru menghilang. Dari sekian banyak agama, mungkin 7 daftar di
bawah ini terbilang aneh.
1. Jediism – the jedi religion
Menurut mitologi star wars, force adalah energi yang memegang semesta bersama-sama dan mengalir melalui setiap materi (jelas meminjam beberapa konsep dari agama timur).
Jedis adalah biarawan/ksatria yang mampu mengendalikan dan menggunakan force, dan terikat oleh kode moralitas dan keadilan. Sehingga Anda dapat melihat setiap mathlete memohon untuk menggunakan pedang cahaya untuk melubangi dahi penjahat. Jediism disebut sebagai perpaduan antara taoisme dan buddhisme yang juga menggabungkan unsur ksatria abad pertengahan. Tidak ada doktrin utama yang formal, tetapi hanya disebut sebagai “jedi code”.
Meskipun belum dikonfirmasi, ada desas-desus bahwa tetua jedi memaksa seseorang yang ingin bergabung untuk duduk di ruangan gelap dan menonton trilogi asli 16 kali berturut-turut.
2. The church of Ed Wood
Sejak kematiannya dia memperoleh status pengkultusan, dan eksploitasi masa hidupnya yang dibawa oleh johnny depp dalam film Ed Wood 1994 (yang disutradarai oleh Tim Burton). Gambar Ed Wood paling terkenal adalah plan 9 dari outer space, yang sebenarnya film terakhir bela lugosi.
Jadi label gereja Ed Wood (atau “woodism”) sendiri adalah sebuah agama pop-culture yang mengharapkan dapat membawa spiritualitas kepada orang-orang yang tidak menemukannya dalam agama mainstream. Sebuah “agama punk-libertarian”. Mereka memandang Ed Wood sebagai juru selamat.
Semasa hidupnya Wood juga dikenal sebagai “transvestite (banci)” di amerika tahun 1950-an … mungkin bukan waktu yang menyenangkan untuk memiliki krisis identitas seksual di waktu itu. Konon, pihak gereja mengklaim ada lebih dari 3000 “woodites” di seluruh dunia.
3. Aetherius Society
“Siapkan dirimu! Anda akan menjadi suara perwakilan antarplanet. “ Jadi ia hanya mengalami hal itu.
King memulai Aetherius Society yang berharap untuk menggabungkan kebijaksanaan asing dari “Master Cosmic” dan Yoga menjadi sesuatu yang bermanfaat yang akan membawa keseimbangan bagi kemanusiaan.
Mereka percaya Yesus, Buddha dan Krishna sesungguhnya alien dan salah satu klaim mereka. Alien memperingatkan mereka dengan bencana Chernobyl 4 jam sebelumnya. Agama ini mengklaim memiliki penganut sekitar 650 orang.
4. Raelism
Rael (alias Claude) mengklaim alien membawanya ke planet Elohim. Selain bergaul dengan mahluk di planet itu, ia juga mendapat kesempatan untuk bertemu Yesus, Buddha, Joseph Smith dan Konfusius.
Itu kisah Ryuho Okawa dan agama Happy Science. Dan ya, agama itu “besar di Jepang.”
Okawa yakin misinya adalah untuk membawa kebahagiaan kepada semua umat manusia. Dia juga percaya bahwa dia menjadi inkarnasi spiritual tertinggi menjadi El Cantare.
Dia punya film hit, dia punya buku laris. Dalam berapa bukunya menyebut bahwa Okawa mendapat roh Muhammad, Buddha, Yesus dan Confucius.
Klaim lainnya termasuk nubuatnya bahwa malaikat Jibril akan muncul di Bangkok dalam 50 tahun, dan bahwa alien akan mulai mengunjungi bumi dalam waktu 300 – 400 tahun lagi.
Okawa juga memasuki panggung politik di Jepang dan bahkan mulai partai sendiri, “Happy Realization Party”.
Mereka memutuskan bahwa seluruh fenomena sebenarnya adalah plot komunis untuk membombardir mereka dengan gelombang EM sebagai cara untuk membunuh pemimpin Chino mereka.
Jadi mereka berdandan dengan pakaian putih (selain untuk gaya, rupanya mereka menawarkan perlindungan terhadap gelombang EM), memakai masker putih, mengendarai van putih, dan berkeliaran di pedesaan mencari tempat khusus yang tercemar oleh gelombang berbahaya
Mereka mengklaim planet ke-10 akan menyebabkan kutub di bumi membalik arah. Sampai saat ini mereka masih melanjutkan misi mereka terhadap gelombang. Entah, agama ini tampak sangat absurd.
Prince Philip Movement adalah jenis “kultus kargo” yang ditemukan di Pasifik Selatan. Mereka melihat materi canggih (penemuan benda-benda modern, pen.) ini telah diciptakan oleh roh atau nenek moyang bagi mereka, tetapi secara tidak adil dirampas oleh bangsa lain.
Sebagian besar dari kultus kargo dimulai pada (atau sesudah) Perang Dunia II ketika sejumlah besar barang yang disalurkan oleh militer melewati kawasan ini. Ketika perang berakhir dan pangkalan-pangkalan ditutup, pengiriman pun berakhir. Jadi apa yang orang pribumi lakukan? Mereka menciptakan bandara palsu dan radio palsu yang terbuat dari kelapa, dan berharap akan ada pengiriman selanjutnya dari negara-negara barat.
gumampelabuhan













0 komentar:
Posting Komentar